Selamat Datang...

MEDIA KITA hadir dengan tampilan baru yang lebih fresh  dan memikat. MEDIA KITA tetap berkomitmen untuk memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta-fakta yang ada dan akan selalu memberikan informasi yang segar, informatif, variatif dan inspiratif buat pembaca MEDIA KITA.

MEDIA KITA menerima pemasangan iklan dengan harga kompetitif keterangan lebih lanjut ke idolazay[at]gmail.com

Karakter Investor

>Tipe Investor Seperti Apakah Anda?


Pada dasarnya investor dapat dibagi dalam dua golongan, yaitu investor konservatif dan investor agresif.


Investor konservatif biasanya berinvestasi untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan dengan rentang waktu investasi yang cukup panjang, misalnya, untuk pendidikan perguruan tinggi anak atau biaya hidup di hari tua.

Investor tipe ini memiliki kecenderungan menanam investasi dengan keuntungan (yield) yang layak saja dan tidak memiliki risiko besar, karena filosofi investasi mereka adalah menghindari risiko.

Walaupun investor konservatif sering berinvestasi, mereka umumnya hanya mengalokasikan sedikit waktu untuk menganalisa dan mempelajari portofolio investasinya.


Investor agresif, atau biasa disebut 'Pemain', adalah kebalikan dari investor konservatif. Mereka sangat teliti dalam menganalisa portofolio yang dimiliki. Semakin banyak angka-angka dan fakta yang bisa dianalisa adalah semakin baik. Investor tipe ini umumnya berinvestasi dengan rentang waktu relatif pendek karena mengharapkan adanya keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Walaupun tidak berharap untuk merugi, namun setiap investor agresif menyadari bahwa kerugian adalah bagian dari permainan.

Petunjuk bagi
investor Konservatif


Kenali dan fokus pada tujuan jangka panjangAnda.

Pastikan Anda memiliki dana untuk jangka pendek, biasanya dana pada tabungan atau produk-produk perbankan. Sayang sekali jika dana investasi Anda 'terganggu' oleh kebutuhan sehari-hari.

Selain asuransi, alokasikan pendapatan Anda dalam 4 kategori:
  • Cash, deposito tabungan atau rekening bank.

  • Reksa dana.

  • Obligasi.

  • Saham


Bagi Anda yang baru mulai berinvestasi, setidaknya alokasikan pendapatan Anda pada dua kategori pertama. Khusus untuk Reksa Dana, fokus kepada Reksa Dana Pasar Uang dan Pendapatan Tetap.

Hindari kesalahan dengan:
  • Membeli investasi yang sedang 'nge-trend'.

  • Membeli atau menjual dengan hanya berdasarkan intuisi.

  • Berinvestasi dengan cakupan yang terlalu luas/tidak fokus.

  • Menjual terlalu cepat.

0 komentar:

Poskan Komentar