Selamat Datang...

MEDIA KITA hadir dengan tampilan baru yang lebih fresh  dan memikat. MEDIA KITA tetap berkomitmen untuk memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta-fakta yang ada dan akan selalu memberikan informasi yang segar, informatif, variatif dan inspiratif buat pembaca MEDIA KITA.

MEDIA KITA menerima pemasangan iklan dengan harga kompetitif keterangan lebih lanjut ke idolazay[at]gmail.com

Universitas Palangkaraya – Kalimantan Tengah - Segera Patenkan Temuan Obat

>




Pusat Penelitian Universitas Palangkaraya (Unpar) Kalimantan Tengah segera mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atau paten beberapa jenis obat hasil penelitian, agar dapat dilindungi undang-undang.

Ketua Lembaga Penelitian Unpar, Prof.. Ciptadi, saat ditemui dikantornya, Kamis (19/8), menegaskan beberapa obat tradisional yang berasal dari tumbuhan Kalteng telah menjalani proses penelitian, sehingga dapat dipastikan kegunaannya, dan dapat dilaporkan.



Beberapa jenis obat tersebut yakni obat pencahar atau obat yang dapat melancarkan pencernaan secara alami, obat penambah vitalitas dengan tumbuhan tertentu, yang tumbuh di Kalteng, tambahnya.

Tidak hanya penelitian obat, Unpar juga menggenjot berbagai objek penelitian yang merupakan khas Kalteng, seperti pertanian lahan gambut, dan berbagai penelitian teknologi tepat guna.

MedicinalPlants_Plant_Imageaspx.jpg Pohon Pasak Bumi image by irwansyah_09


Penelitian teknologi tepat guna dilakukan untuk meningkatkan pelayanan di Kalteng dan pengembangan desain infrastruktur seperti pembuatan desain jembatan layang dan kincir angin untuk sumber tenaga.

Prof Ciptadi menjelaskan dari 750 dosen Unpar, sekitar 200 dosen secara rutin menyerahkan proposal penelitian, dan kebanyakan merupakan dosen muda.

Dirinya juga merasa senang, sebab jumlah dosen yang mengajukan proposal penelitian bertambah.

Peningkatan jumlah penelitian ini, menurutnya berkat adanya proses pelatihan dan pembinaan bagi para dosen, sehingga fungsi Lembaga Penelitian Unpar sebagai sebuah pemacu dan fasilitasi peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian dapat terlaksana.

Selain itu, karena hasil penelitian juga kedepannya dapat dijadikan rujukan oleh para mahasiswa dalam menyusun penelitian, maka diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan di tingkat Unpar itu sendiri.

Menurut data penelitian yang dimiliki lembaga pepenlitian Unpar, mulai tahun 2002 hingga tahun 2008, Unpar merupakan instansi yang paling banyak melakukan penelitian dibanding instansi pemerintah seperti dinas pendidikan.

Pendanaan penelitian sendiri didapatkan dengan cara pelaporan ke instansi pusat melalui beberapa program penelitian pemerintah, seperti penelitian strategis nasional (Rp100 juta), hibah bersaing (Rp40-Rp50 juta), fundamental (Rp40-Rp60 juta) dan penelitian kompetitif (hingga Rp1 miliar).

Prof Ciptadi berharap, beberapa penelitian yang sedang dalam proses penelitian dapat segera di selesaikan dan dapat segera dipatenkan, sehingga mampu menyokong pembangunan dari segi pendidikan dan pemanfaatan hasil penelitian, di Kalteng.

2 komentar:

  1. Aryo Halim mengatakan...
     

    nah gitu dong, padam kreative, jangan hanya tawuran dan tawuran terus

  2. kencan mengatakan...
     

    wah salut dech buat universitas palangkaraya, semoga semakin maju aja ya...

Poskan Komentar