Selamat Datang...

MEDIA KITA hadir dengan tampilan baru yang lebih fresh  dan memikat. MEDIA KITA tetap berkomitmen untuk memberikan informasi yang benar sesuai dengan fakta-fakta yang ada dan akan selalu memberikan informasi yang segar, informatif, variatif dan inspiratif buat pembaca MEDIA KITA.

MEDIA KITA menerima pemasangan iklan dengan harga kompetitif keterangan lebih lanjut ke idolazay[at]gmail.com

"ARISAN MULIA"

>Fine Day kali ini saya akan sharing pemikiran saya dan hal ini telah saya sampaikan juga dalam Momen "Bunda In Biz" 20 Mei 2008 dengan Tema "Keuangan Keluarga".

"Bunda In Biz" adalah sebuah perkumpulan kaum Ibu yang ingin membangun Indonesia menjadi Negara yang lebih baik, melalui membangun Keluarga dan membangun usaha.

"ARISAN MULIA"

Arisan sering dilakukan yang kebanyakan oleh para Ibu, kadang dalam sebuah keluarga besar, RT atau perusahaan atau perkumpulan sosial lainnya.

Arisan sendiri sebenarnya bertujuan mulia, karena di sana kita dapat melakukan komunikasi dan ber-silahturahmi dengan sesama.

Namun saat ini banyak arisan sudah bergeser tujuannya, dan bahkan memiliki maksud tanpa disadari atau memang disadari menjadi sebuah "Ajang" Pamer dan Gossip.

Arisan keluarga sering dilakukan di sebuah rumah anggota keluarga, dan semua peserta akan mendapat giliran ketempatan. Namun arisan sosial "darma wanita" atau "kumpulan emak2"
sering dilakukan di Mall2.

Saya sering mendapati saat lunch di Mall sekitar Senayan dan Mall baru kawasan Thamrin, mereka tertawa keras, memakai berbagai macam perkakas tubuh dan sambil merokok serta melarak-lirik setiap ada yang melewati kumpulan tsb.

Tujuan arisan selain untuk memelihara jalinan komunikasi, juga melakukan sebuah pengumpulan uang untuk memakai atau membeli sesuatu. Misalnya arisan daster, arisan panci, arisan kulkas dan lain lain. (Saya juga sempat mendengar selintingan adanya arisan "memakai" seorang manusia secara bergilir layaknya olimpiade)

Saya sebenarnya sangat setuju dengan arisan ini, sepanjang dilakukan dengan 2 syarat sebagai berikut:

- Bertujuan MULIA sebagai sarana silaturahmi atau memelihara hubungan satu sama lain, tanpa di isi dengan ajang pamer atau gossip.

Ajang Pamer, adalah suatu sikap yang tidak konstruktif dan sangat bertentangan dengan sikap bangsa Indonesia itu sendiri (sederhana, elegan, tidak menonjolkan diri, menghindari sakit hati teman2 dll). Kekayaan yang sebenarnya bukanlah untuk dipamerkan atau dipertontonkan, karena Anda bukan seorang model atau peragawati atau bahkan seorang "badut" yang sedang show. Banyak Mbak2 Pembantu Rumah Tangga dan/atau Mas2 para buruh migran dahulu pulang kampung saat Lebarang bertujuan "memamerkan" kekayaannya (keberhasilan) kepada seantero kampung halamannya. Inul dan Tukul saja yang dulu orang kampung sekarang "tidak kampungan" walau Kaya, tidak memamerkan kekayaannya.

Ajang Gossip, adalah suatu sikap yang sangat tidap layak Anda lakukan dan Anda tidak ber-hak membicarakan kehidupan pribadi teman Anda, apalagi sisi yang buruk atau tidak baik. Orang akan tahu kualitas diri Anda bila sering nge-gossip, Anda seperti menceritakan diri Anda sendiri bahwa pengetahuan diri Anda dan isi kepala serta hati Anda hanyalah "sampah". Kualitas diri Anda sangat rendah, dan tidak berbeda dengan para PRT yang sering ngumpul di pojokan jalan, membicarakan cerai-berai para Artis ataupun orang yang tidak ada hubungannya dengan mereka.

Janganlah Anda menyakiti dan merusak hubungan silatuhrami dan persaudaraan dengan teman2 Anda, hanya karena ingin nge-gossip.

Bila Anda nge-gossip berarti tujuan silatuhrami Arisan sudah sangat tidak sesuai, mendingan BUBAR.

- Bertujuan membeli dan mendapatkan sesuatu yang MULIA.

Dahulu (mungkin masih ada sampai sekarang), arisan bertujuan untuk membeli dan memperoleh sesuatu barang berupa peralatan rumah tangga, daster atau barang lainnya.

Bila Anda masih melakukan tipe arisan seperti ini, berarti Anda sama saja menumpuk "sampah" di rumah. Mengapa saya katakan "sampah"? Karena barang tersebut belum tentu Anda perlukan dan pergunakan, dan nilainya turun terus secara tajam (barang konsumtif).

Saya pikir sudah saatnya Arisan masa kini merubah pola, saatnya dengan Arisan Investasi (awas hati2, banyak arisan yang bersifat money game dan tipu muslihat).

Arisan Investasi yang saya maksudkan ini adalah barang siapa yang mendapat giliran, maka uangnya langsung dibelikan LOGAM MULIA (bukan perhiasan) atau REKSA DANA atas nama yang mendapatkan.

Investasi ini langsung dipegang dan tidak boleh dicairkan sampai semua peserta mendapatkan giliran (arisan sudah selesai). Saat setiap arisan, peserta yang telah mendapat harus memperlihatkan surat investasi yang diperolehnya. Harus ditunjuk koordinator untuk membeli atau meng-investasikan dana tersebut.

Maka barang siapa yang mendapatkan terlebih dahulu, maka dia yang paling beruntung mendapatkan "Capital Gain" (keuntungan kenaikan harga), dan hal ini secara otomatis membantu meningkatkan kekuatan ekonomi keluarga Indonesia.

Jadi Arisan sangat baik sepanjang bertujuan mulia --> "ARISAN MULIA", memelihara silaturahmi (tanpa pamer dan gossip) dan membeli Logam Mulia, sebagai investasi masa depan.

Demikian sharing saya dalam Fine Day kali ini, semoga kita semua dapat meningkatkan kualitas diri dan kehidupan keluarga kita dengan melakukan tindakan yang pantas dan layak.

Selamat menata hidup sejahtera.

Salam,
Freddy Pieloor
Mind-setter On Employpreneur & Life Planner
Author "How To Become RICHER" (H2BR)
- "Jadilah Kaya Secara Pasti, dengan Caramu Menjalani Hidup" -

0 komentar:

Poskan Komentar